Bahan Kain Sofa

gambar produk
Kain Polos
Kain Motif
Kain Salur
Mulai 600/Seat
Dalam memilih sofa, poin-poin yang perlu diperhatikan tidak hanya selalu warna ataupun model. Salah satu hal penting yang juga harus diperhatikan adalah pemilhan bahan pelapis (biasa disebut upholestery) yang ada pada sofa tersebut.
Ada banyak sekali jenis bahan pelapis sofa yang tersedia Mulai dari Kain Polos,Motif dan Salur dkk

Menentukan sofa untuk dilepas dan masuk rumah tidak hanya mencari faktor-faktor dan keindahan tonton saja. Karena jenis bahan sofa sangat penting untuk kamu sebelum membeli.

Jenis bahan sofa tersebut nantinya akan mempengaruhi kenyamanan dan tingkat keawetan sofa yang telah dibeli. Lalu seperti apa jenis bahan sofa yang bisa kamu pilih?


Katun

Jenis bahan sofa yang pertama adalah katun yang menjadi bahan yang sering digunakan sebagai lapisan sofa. Sofa yang memiliki bahan katun memiliki tekstur yang halus dan lembut, namun tetap taham lama dan kuat untuk kamu gunakan.
Kualitas katun juga dari kerapatan jalinan benangnya, semakin rapat maka semakin baik juga kualitas kapas tersebut. Kelemahan bahan katun, adakah?
Tentu saja ada, jenis bahan sofa yang terbuat dari katun tidak mampu untuk tahan terhadap kusut, api, dan juga tanah. Dikarenakan hal-hal bahan katun pada sofa sering kali dengan bahan yang lain agar bisa digunakan kekurangan yang ada.

Polyester

Selanjutnya ada jenis bahan sofa yang merupakan serat buatan manusia dan tidak tersedia di alam yang bernama polyester.
Kelebihan dari bahan ini adalah awet, tidak mudah kusut, dan juga tidak mudah sobek. Jenis bahan poliester juga sering kali digunakan dengan bahan poliester. Polyester yang sering kali dengan bahan-bahan seperti wol dan juga rayon.
Jenis bahan sofa yang berasal dari serat yang dihasilkan dari regenerasi selulosa. Dipilihnya rayon sebagai bahan pelapis sofa dengan tujuan agar katun, linen, dan sutra. Namun, Rayon memiliki harga yang jauh lebih murah dan juga tahan lama dengan menggunakan bahan-bahan tersebut. Kekurangannya adalah jenis bahan sofa yang satu ini mudah dikerut dan juga mudah terbakar.

Nilon

Nilon merupakan jenis bahan sofa yang berasal dari serat buatan. Nilon banyak sebagai bahan pelapis sofa karena keunggulannya yang elastis, tidak mudah robek, tahan terhadap udara, tahan terhadap jamur, ringan, dan mudah untuk dimasukkan.
Mungkin memiliki lebih banyak lagi bahan sofa yang terbuat dari Nilon dapat terdegradasi oleh sinar matahari.

Linen

Jika Anda menginginkan jenis sofa yang kuat, tidak mudah robek, tidak mudah, dan lembut maka pilihlah linen sebagai bahan pelapis sofa.
Linen merupakan serat alami yang lebih sulit untuk menghilangkan tinta dengan bahan-bahan lain. Oleh karena inilah, sofa yang berbahan linen tampil tanpa motif atau polos. Kekurangannya, jenis bahan yang ini dapat kotor dan mengkerut.

Chennile

Dalam bahasa Perancis chennile memiliki arti ulat bulu. Jenis bahan sofa yang satu ini mendapatkan nama demikian karena terlihat layaknya rajutan dan memiliki tekstur pilinan benang yang cukup ringan.
Kelebihan jenis bahan sofa ini adalah bahan yang tidak mudah robek, kuat, dan juga tahan lama. Namun, jenis ini sukar untuk dibersihkan jika terkena noda.
Jika Anda menginginkan sofa dengan gaya yang klasik, maka jenis bahan sofa yang terbuat dari Chennile dapat Anda mengoreksi untuk Anda.

Akrilik

Selanjutnya ada jenis bahan sofa yang termasuk dalam serat sintetis yaitu Akrilik dan merupakan barang dari bahan wol.
Jika Anda ingin menempatkan sofa di daerah luar ruangan, maka bahan sofa yang satu ini sangat pas untuk digunakan. Akurat lebih tahan terhadap sinar matahari dan juga mudah kering saat terkena udara.
Selain itu kain akrilik memiliki sifat yang tidak mudah kusut, lebih tahan lama dan juga ringan.

Beludru

Pada awalnya jenis bahan sofa yang satu ini dibuat dari sutera, namun seiring berjalannya waktu beludru dibuat dengan menggunakan bahan sintetis. Hal ini membuat bahan nilon, viskosa, dan poliester.
Tampilan yang mewah dapar Anda rasakan saat memilih jenis ini sebagai pelapis sofa. Hal ini karena beludru memiliki tekstur yang lebih halus dan mengkilap.
Meskipun demikian, beludru lebih sulit untuk dibersihkan saat terkena kotoran dan juga memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan jenis bahan yang lain.

Kain Kain

Selanjutnya ada kain kain yang merupakan jenis bahan sofa yang cukup yang digunakan oleh pabrikan. Jenis-jenis bahan ini memiliki ciri-ciri sebagai pori-pori yang cukup besar yang memungkinkan untuk dimasuki debu dan gigi kecil dapat terjadi.
Oleh karena itu, jenis bahan ini sangat tidak cocok jika Anda menggunakan masalah pernafasan akibat paparan debu. Namun, jika Anda masih ingin menggunakan bahan ini, kami akan membersihkan sofa secara rutin minimal satu minggu sekali menggunakan penyedot debu atau penyedot debu.

Kelebihan yang dilakukan oleh jenis bahan ini adalah lebih dingin dan sangat nyaman untuk Anda menggunakan waktu yang lama. Hal ini karena jenis bahan yang memiliki pori-pori yang lebih besar dari biasanya